Ngasem, 20 September 2023 - BMT NU NGASEM INSTITUTE, salah satu Divisi di BMT NU Ngasem yang berdedikasi untuk pengembangan ekonomi dan lingkungan, telah melakukan inisiatif berharga dalam upaya mengedukasi masyarakat lokal tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dalam kerjasama yang erat dengan SMK Negeri NGASEM, kami telah memfasilitasi serangkaian pelatihan dan workshop tentang cara mengubah sampah menjadi pupuk dan pestisida organik yang bermanfaat bagi pertanian lokal bersama Narasumber yang kompeten, Bpk Nardi, Mantan Pegawai Petrokimia, Pendamping Pupuk Organik Nasional, dan Anggota LPPNU NGASEM.
Sampah adalah masalah global yang terus bertambah serius, dan BMT NU NGASEM INSTITUTE telah memutuskan untuk mengambil tindakan konstruktif dalam menangani masalah ini dengan pendekatan edukatif. Melalui kemitraan dengan SMK Negeri Ngasem, mereka menyelenggarakan kegiatan ini dan juga UTS yang di kemas secara Inovatif, belajar di alam terbuka yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa terlebih ke masyarakat pada umumnya akan pentingnya pengelolaan sampah yang bijaksana.
Kegiatan ini melibatkan siswa dan guru SMK Negeri NGASEM Jurusan Kimia Industri dan juga di hadiri oleh Bapak Imam Sujianto, Pengawas SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, tak lupa Bapak Sholihin dari Kasi Pemerintahan Kecamatan Ngasem.
Dalam rangkaian workshop yang berlangsung di dua tempat berbeda, di Kantor Kecamatan Ngasem dan Desa Sambong. Para Siswa diajarkan cara mengidentifikasi, memilah, dan mengelola sampah organik. Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan praktis tentang cara mengubah sampah menjadi pupuk dan pestisida organik berkualitas tinggi.
Bapak Dwi Febrian Putra, selaku dari BMT NU NGASEM INSTITUTE, menyatakan, "Kami sangat bangga dengan kerjasama ini dan percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengubah perilaku siswa masyarakat pada umumnya dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini. Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada siswa, kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah, tapi suatu hal yang bisa kita manfaatkan untuk kedepanya."
Program ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. BMT NU NGASEM INSTITUTE berharap bahwa inisiatif ini akan menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga lain untuk ikut berkontribusi dalam solusi permasalahan lingkungan yang semakin mendesak.