🔥 Kami terus Berkomitmen untuk terus tumbuh dan menebar Kebaikan dan Kemanfaatan!

Berita 11 Februari 2026 3 menit baca

Dari Modal Rp67 Juta ke Holding Koperasi Modern: BMTNU Ngasem Siap Menuju Koperasi Dunia

Penulis

Tim Redaksi

Corporate Communications

Dari Modal Rp67 Juta ke Holding Koperasi Modern: BMTNU Ngasem Siap Menuju Koperasi Dunia

Dari Modal Rp67 Juta ke Holding Koperasi Modern: BMTNU Ngasem Siap Menuju Koperasi Dunia

“Belum ada MWC NU di Indonesia yang setiap tahun mengelola 1 Milyard lebih untuk Operasional dan kemandirian Jam'iyyah, kecuali MWC NU Ngasem Bojonegoro dari Kontribusi Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group.” Presiden Direktur Holding Koperasi BMTNU Ngasem

BOJONEGORO — Holding Koperasi BMTNU Ngasem resmi diluncurkan sebagai tonggak baru transformasi koperasi modern berbasis Nahdlatul Ulama. Dari modal awal hanya Rp67 juta pada 2012, kini BMTNU Ngasem menjelma menjadi holding koperasi dengan aset ratusan miliar rupiah dan unit usaha yang terintegrasi dari sektor keuangan, ritel, produksi, hingga jasa.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Direktur Holding Koperasi BMTNU Ngasem dalam sambutannya pada seremoni peluncuran holding, yang dihadiri Wakil Menteri Koperasi RI Hj. Faridah Farikhah, M.Si., Wakil Bupati Bojonegoro Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M., jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh NU, serta pimpinan koperasi besar nasional.

Empat Koperasi Primer, Satu Holding Terintegrasi

Presiden Direktur menjelaskan bahwa holding ini menaungi empat koperasi primer. Pertama, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang menjadi cikal bakal BMTNU Ngasem sejak 2012 dan kini menargetkan aset Rp1 triliun.

Kedua, koperasi konsumen melalui jaringan Swalayan NU yang telah memiliki banyak cabang dan terbukti mampu bersaing dengan ritel modern nasional, bahkan mencatatkan tingkat kunjungan dua hingga tiga kali lebih ramai.

Ketiga, koperasi produsen yang mengelola Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan distribusi ke lebih dari 20 kabupaten. Keempat, koperasi jasa dengan lebih dari 10 unit usaha, mulai dari barbershop putra-putri, refleksi, bekam, kafe, gym, kolam renang, hotel, hingga ballroom berkapasitas 1.000 orang.

“Semua unit usaha ini bukan sekadar bisnis, tapi ekosistem ekonomi anggota untuk anggota,” tegasnya.

Kontribusi Nyata untuk NU dan Masyarakat

Tak hanya tumbuh secara bisnis, Holding Koperasi BMTNU Ngasem juga mencatat kontribusi sosial yang signifikan. Setiap tahun, koperasi ini menyisihkan dana miliaran rupiah untuk Nahdlatul Ulama, termasuk mendukung operasional PCNU, MWC, hingga kegiatan keummatan.

Dengan Kontribusi itu sehingga MWC NU Ngasem punya program unggulan, Salah satu program unggulan adalah layanan ambulans gratis, yang telah melayani sekitar 2.800 pasien per tahun tanpa biaya. Selain itu, BMTNU Ngasem juga mendirikan klinik kesehatan yang diperuntukkan bagi masyarakat luas.

“Dua ambulans di MWC NU Ngasem setiap hari mengantar pasien ke rumah sakit, tanpa pungutan biaya. Sopirnya di gaji, operasional di tanggung dari Kontribusi Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group” ujar Presiden Direktur disambut tepuk tangan hadirin.

Menuju Koperasi Dunia Tanpa Meninggalkan Nilai

Dalam momentum tersebut, Holding Koperasi BMTNU Ngasem juga meluncurkan kerja sama strategis dengan Vivo Indonesia untuk penyediaan perangkat digital bagi anggota koperasi, sebagai bagian dari percepatan transformasi digital.

Tema besar acara, “Transformasi Koperasi Modern: Dari Anggota Menuju Koperasi Dunia”, disebut sebagai arah masa depan koperasi NU—modern, profesional, berdaya saing global, namun tetap berpijak pada nilai kebersamaan, keadilan, dan kesejahteraan bersama.

“Transformasi ini bukan meninggalkan nilai koperasi, justru memperkuatnya agar mampu menjawab tantangan zaman,” pungkas Presiden Direktur.