🔥 Kami terus Berkomitmen untuk terus tumbuh dan menebar Kebaikan dan Kemanfaatan!

Berita 09 Februari 2026 2 menit baca

Pemkab Bojonegoro Bangga BMT NU Ngasem Jadi Inisiator Holding Koperasi Pertama

Penulis

Tim Redaksi

Corporate Communications

Pemkab Bojonegoro Bangga BMT NU Ngasem Jadi Inisiator Holding Koperasi Pertama

Pemkab Bojonegoro Bangga BMT NU Ngasem Jadi Inisiator Holding Koperasi Pertama

Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyampaikan apresiasi tinggi kepada Holding Koperasi BMT NU Ngasem atas kontribusinya dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan sinergi pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bojonegoro dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-14 Holding Koperasi BMT NU Ngasem yang dilaksanakan pada Sabtu, 8 Februari 2026, bertempat di Gedung Ballroom RAT.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dari Bupati Bojonegoro yang berhalangan hadir karena agenda nasional terkait peningkatan kapasitas rumah sakit sebagai bagian dari koordinasi Kementerian Koordinator. Meski demikian, Bupati menitipkan ucapan selamat datang kepada Wakil Menteri yang hadir serta apresiasi atas dukungan dan semangat yang diberikan kepada masyarakat Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro, lanjutnya, merasa bangga memiliki figur penggerak koperasi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional. Ia menyebut Ketua Koperasi BMT NU Ngasem, Wahyudi, sebagai inisiator holding koperasi pertama yang kerap menjadi rujukan nasional, bahkan mudah ditemukan melalui berbagai kanal informasi digital dengan capaian omzet yang dinilai luar biasa.

Selain kontribusi ekonomi, Wakil Bupati juga menyoroti peran BMT NU Ngasem dalam mendukung pengembangan wisata lokal Bojonegoro. Kawasan sekitar lokasi RAT kini menjadi bagian dari paket wisata daerah yang menghubungkan destinasi Kayangan Api, Mini Zoo, hingga Blimbing, yang terbukti diminati masyarakat dan mendorong perputaran ekonomi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Bojonegoro juga memaparkan capaian berbagai program strategis nasional, antara lain:

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 268.000 penerima dari total sasaran 357.000 warga.

  • Program Cek Kesehatan Gratis yang telah mencapai 40,86 persen, melampaui target nasional 36 persen tahun 2025.

  • Program Sekolah Rakyat, dengan 200 siswa dari desil 1 hingga desil 4 yang seluruh kebutuhannya ditanggung negara.

  • Program KDMP, dengan 9 desa yang telah mencapai realisasi 100 persen dan siap diresmikan.

  • Ketahanan pangan, di mana produksi beras Bojonegoro meningkat dari 710.000 ton menjadi 860.000 ton per tahun berdasarkan data BPS, yang mengantarkan Bupati Bojonegoro meraih apresiasi nasional dari Presiden RI.

Wakil Bupati menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga ekonomi kerakyatan, termasuk peran strategis BMT NU Ngasem sebagai penyangga koperasi dan UMKM.

Sinergi, komunikasi yang baik, dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. Kami berharap Holding Koperasi BMT NU Ngasem terus tumbuh dan memberi kemanfaatan yang lebih luas.